Wednesday, February 29, 2012

Kotak Kuning untuk Neo

Saya lupa mengambil foto benda-benda ini di dalam kotak sebelum diberikan ke Neo, tapi sudahlah,.. you get the point. lol
Setelah sukses dengan kotak merah-nya, saya membuatkan lagi kotak sensoris (=kotak berisi benda-benda yang ditujukan untuk merangsang sensori anak) dengan aneka barang berwarna kuning yang dimasukkan ke dalam Kotak Kuning untuk Neo, si 22 bulanku.

Isinya antara lain:
- boneka Tweety (sebagai pilihan benda yang lembut)
- celana pendek Neo (kain sebagai benda lembut)
- kertas polos kuning
- mega block
- foam block
- tupperware warna kuning (latihan motorik halus saat membuka-tutup wadah)
- tupperware berisikan snack (sebagai rangsangan taktil)
- wadah play dough
- cetakan play dough
- sedotan plastik
- mobil-mobilan
- mainan Bob The Builder
- bola dengan tekstur
- sepotong kertas crepe
- beads kayu dan tali untuk ronce
- botol plastik dari set Mini Bowling kami
- pensil
- jepit jemuran
- tutup botol plastik

Bongkar-bongkar yuuuk! Saya suka sekali menyaksikan antusiasme seorang anak kecil saat melihat barang-barang yang boleh dia buat berantakan. Memberikan kesempatan bagi balita untuk sekedar membongkar-bongkar dan memberantakan barang-barang (dengan tujuan eksplorasi tentunya) adalah salah satu hal yang menurut saya sangat berharga. Melarang balita menyentuh, apalagi membongkar-bongkar barang-barang, tentunya sudah biasa, bahkan itulah yang biasanya mereka hadapi, yaitu batasan-batasan dan larangan-larangan dimana-mana. Kebebasan untuk mengikuti rasa ingin tahunya pastilah terasa melegakan dan memerdekakan bagi mereka.


Wajah bahagianya saat menemukan Tweety, si burung kuning yang sudah lama nggak dilihatnya. "Tweety!" pekiknya. Beberapa saat kemudian ia pun menempelkan Tweety ke pipinya ;) So sweet!

Begitu menemukan sebuah wadah dengan snack di dalamnya, Neo langsung membuka wadah dan memakan beberapa butir snacknya, nggak semua, hanya beberapa butir saja. Saya memang sengaja menaruh wadah dengan isi snack dengan harapan ia menyadari dan memakannya, tapi sungguh nggak menyangka dia benar-benar meluangkan waktu untuk berhenti sejenak, membuka wadah dan mencicipinya :)

Ini adalah salah satu favorit saya. Neo mengumpulkan beberapa benda ke dekat bantal guling kecil miliknya, termasuk Tweety. Setelah membaringkan Tweety di bantal, ia pun menarik celana pendek miliknya dari dalam kotak dan menutupi tubuh Tweety, ternyata celana pendeknya itu menjadi selimut. "Ini Tweety-nya bobo sini ma. Ini blankey-nya." Imanjinasinya bermain di sini, mama pun dengan semangat mendengarkan dan memperhatikan apa yang dibuat oleh Neo.  

Tak lupa Neo ikutan bobo di bantal bareng Tweety. "Neo ikut bobo." ;)

Selanjutnya Neo beralih ke foam blocks untuk menyusun landasan untuk mobil-mobilannya, Tweety pun jadi supervisor khusus ber'topi' kuning! Hihihi. Uber cute!

Saya mengajak Neo untuk bergantian menyusun menara balok yang tinggi, dia pun terpana saat melihat menara yang kami susun jadi cukup tinggi. Tapi bagian favoritnya apalagi kalau bukan merobohkannya!! Ha! Neo pun terkikik geli.

Kertas crepe sempat dicoba dijadikan dasi/kalung, tapi ternyata kurang panjang. 
Bola kuning bertesktur sempat dipegang juga, kata Neo namanya "Bola Geli". ;D 
Saat-saat balita serius dengan suatu benda seperti ini, bisa menjadi kesempatan bagi orang tua untuk menjelaskan benda tersebut kepada anak, tentang warnanya, teksturnya, beratnya, namanya, jenisnya dan sebagainya. 


Nah, yang satu ini agak improvisasi sedikit, saat menemukan hanya ada satu buah mega block di dalam kotak (saya hanya ambil satu yang berwarna kuning), ia pun gelisah dan segera minta ke mama, "Mau terowongan ma... bikin." Demi kelancaran permainan dan terpeliharanya keasyikan si balita, mama segera mengambilkan beberapa mega blocks aneka warna yang kemudian dibuat menjadi terowongan bagi mobil-mobilnya Neo. Dasar si anak cowok, buntut-buntutnya tetep main mobil juga! ;) hehe. Permainan mobil dan terowongan inilah yang kemudian menjadi permainan penutupnya hingga ia bosan dan memutuskan untuk berhenti bermain dengan si kotak kuning. 

**catatan:
- ternyata di kotak kuning ini, Neo cenderung untuk memakai benda-bendanya untuk permainan imajinasi. Menakjubkan ya betapa tak terduganya imajinasi seorang anak kecil. Sungguh suatu pengalaman yang indah dan seru di mata mama. Saya yakin, Neo telah belajar sedikit ataupun banyak dari permainan bebasnya ini, begitu juga dengan mama, semakin dalam lagi mengenal Neo dan pikirannya yang luar biasa. 


Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...