Friday, March 30, 2012

Ulang Tahun Arvin yang ke-7

my big boy!

Pada tanggal 21 Maret yang lalu, anak pertamaku Arvin genap berusia 7 tahun, betapa bermaknanya ulang tahunnya ini. Tidak hanya menandakan bahwa Arvin telah semakin dewasa dan sudah bisa ini-itu, tapi juga menandakan 7 tahun bagi saya menyandang predikat terhormat menjadi seorang MAMA.

Betapa berharganya 7 tahun yang sudah berlalu itu, semua suka, duka, semuanya becampur aduk dan terangkai menjadi satu, suatu cerita tentang seorang anak yang sungguh amat dicintai.

Tidak hanya ulang tahun Arvin kemarin menandakan 7 tahun menjadi ibu bagi saya, hal itu juga menandakan 7 tahun menjadi papa, oma, opa, paman dan bibi bagi seluruh keluarga, mengingat ia adalah anak/cucu/keponakan pertama bagi semua orang. Seluruh keluarga bersama-sama merayakannya dengan porsi dan cara mereka masing-masing, mengukir bahagia di hati sang anak 7 tahun.

Selamat ulang tahun Arvin, si cintanya mama. Kiranya engkau tumbuh sehat, bahagia dan senantiasa berhasil dalam apa pun yang kamu lakukan. Jadilah anak yang selalu takut akan TuhanMu. Semua kata di dunia tidak bisa menuliskan doa mama untukmu, karena begitu banyak doa yang telah, sedang dan akan terucap seiring dengan perjalanan kehidupanmu ke masa yang akan datang.


Neo serius memperhatikan kakak memotong kuenya



So sweet...!





I love you big boy!

Wednesday, March 07, 2012

Bottle Caps Color match & Memory game


Saya memang mengumpulkan tutup-tutup botol plastik untuk sebuah proyek kerajianan yang belum juga rampung sampai sekarang, dalam proses pengumpulannya, koleksi tutup botol plastik saya jadi banyak sekali, jadi saya pikir saya harus membuat sesuatu yang berguna untuk anak-anak saya. 
Setelah melihat banyak contoh permainan Memory yang dibuat menggunakan tutup botol, antara lain di sini, saya pun ingin membuat juga, tapi saya tahu, permainan Memory akan menjadi terlalu rumit untuk dimainkan oleh Neo (meskipun sangat pas untuk Arvin), jadi saya tidak menggunakan gambar ataupun pola yang detil, melainkan menggunakan warna-warna polos untuk dijadikan sebagai aktivitas color matching untuk Neo.  Saya puas, karena kedua anak saya (22 bulan dan 6 tahun) bisa memainkannya. Mungkin saya akan membuat lagi permainan yang sama dengan gambar yang lebih rumit/detil khusus untuk Arvin di lain waktu.


Bahan-bahan:
- 20 buah (atau lebih) tutup botol yang sama persis (merk dan varian yang sama)
- Kertas warna-warni
- Koin Rp. 100,- (sebagai cetakan yang sangat pas untuk lingkaran dalam tutup botol)
- Lem
- Alat tulis
- Gunting

Cara membuat:
1. Jiplak sepasang lingkaran seukuran uang koin 100 Rupiah ke atas aneka kertas warna-warni yang ingin digunakan. Arvin membantu saya menjiplak uang koin di atas kertas.
2. Potong lingkaran dan lem ke bagian dalam tutup botol plastik.
3. Untuk memainkan permainan Memory, susun tutup botol secara acak dan terbalik. Sedangkan untuk permainan mencocokkan warna bagi  balita, pastikan mengacak letak tutup botol dan menyusunnya dengan sisi berwarna menghadap ke atas/terlihat oleh anak.

Posisi tutup botol untuk permainan Memory

Arvin memainkan mainan barunya sambil ditemani oleh Neo

catatan: sebaiknya dimainkan dipermukaan lain (lantai terlalu licin)


Saya puas dengan hasilnya. Sebuah permainan buatan sendiri yang sederhana tapi disukai para krucils :) lagipula gratis dan hanya butuh 45 menit untuk membuatnya. 




Monday, March 05, 2012

Ide belajar balita: Matching Pairs


Kegiatan kali ini melatih anak untuk mencari persamaan/menemukan 2 buah benda yang sama (berpasangan) di antara banyak benda yang dimasukkan dalam 1 wadah. Kegiatan ini sangat bagus untuk melatih diskriminasi visual, ketelitian dan konsentrasi anak.
Saya pun bongkar-bongkar  mencari 2 benda yang sama di sekeliling rumah dan memasukkan benda-benda ini ke dalam keranjang:
- Boneka kepala gajah kecil
- Tutup wadah selai
- Segitiga kuning dari balok kayu
- Botol bekas minuman dan tutupnya
- mainan plastik doraemon
- Spidol kuning
- Mega Blocks satuan
- Bola plastik putih
- Puzzle segitiga
- Klip kertas bentuk gajah kecil
- Tumbuhan plastik
- Gelang dari manik kayu

Saya berikan instruksi sederhana kepada Neo : "Neo, semua barang di keranjang ini ada pasangannya. Neo cari 2 barang yang sama ya". Saya contohkan dengan mencocokkan sampai 2 pasang benda , kemudian menaruhnya kembali ke dalam keranjang untuk Neo lakukan sendiri. Karena kegiatan ini memerlukan banyak tempat (untuk memilah pasangan-pasangan benda), maka saya tidak menaruhnya di meja, tapi dengan menggelar selimut di kasur. 



Neo nampaknya langsung memahami maksudnya dan segera sibuk mencari benda-benda yang sama.  Dia pun sempat mengamati benda-benda yang dipegangnya dan berusaha mengkolaborasikannya dengan beda-benda lain, seperti:
- memasukkan spidol ke dalam botol
- menempatkan bola ke atas lubang botol/menganalisa apakah bola muat dimasukkan ke dalam botol
- memilah-milah jarak yang sesuai untuk tiap-tiap pasangan
dan tak lupa mengeksplorasi tiap-tiap benda yang ditemukannya. Dalam kegiatan seperti ini, orang tua seharusnya memang memberikan waktu sebanyak-banyaknya bagi balita untuk menyelesaikan 'tugas'nya dan biarkan ia berimajinasi dengan benda-benda yang ditemukannya. 
Saya nggak menyangka Neo akan mengerjakan aktivitas ini dengan serius dan sungguh-sungguh menyelesaikannya! :) I'm one happy mama.

Neo berpose setelah selesai merapikan barang-barangnya kembali ke dalam keranjang ;)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget