Monday, January 09, 2012

Repurposing Idea: DIY Night Light


Saya selalu ingin membuat lampu tidur sendiri untuk kamar kami (saya dan anak-anak tidur bersama-sama) tapi belum kesampaian karena belum ada ide yang benar-benar pas di hati. Kemudian, lagi-lagi berangkat dari koleksi barang bekasku (botol plastik bekas minuman) dan melihat ide lampu hiasan wine bottle lights yang super indah, maka munculah ide night light yang super simpel ini. Christmas lights milik kami ini pun sebetulnya saya beli untuk proyek craft yang lain, tapi mumpung belum dibuat, saya nikmati saja dulu. Sebetulnya saya punya juga botol Wine bekas diminum bersama Natal yang lalu, tapi karena untuk membuatnya memerlukan kegiatan 'memotong kaca' alias melubangi botol, saya mundur... saya nggak punya alatnya,.. ;p maka si botol plastik tercinta pun siap menjadi akar pengganti bagi sang rotan. 

Bahan-bahan:
- Botol plastik bekas (sudah dicuci bersih dan dikeringkan)
- Christmas lights (punya kami warna putih kekuningan)
- Kertas
- lem
- gunting/cutter







Cara membuat:
1. Lubangi botol dibagian belakang bawah dengan cutter, lubang ini akan digunakan sebagai tempat keluarnya kabel listrik. Saya juga memotong bagian leher atas botol supaya menghilangkan bentuk botolnya dan supaya lebih menyerupai vas. Bagian yang terbuka ini juga baik untuk pertukaran udara yang baik di dalam botol sehingga botol plastik tidak menjadi panas dalam pemakaian yang lama. 

2. Buatlah paper snowflake dengan pola sesuka hati, kebetulan saat sedang membuat night light ini, saya sudah lebih dulu membuat paper snowflake-nya dalam rangka Natal kemarin. Untuk inspirasi pola paper snowflake klik di sini. Jangan lupa ukur dan posisikan paper snowflake sesuai kehendak, bila ingin snowflake yang besar dan melingkupi hampir seluruh permukaan botol tentu akan memberi efek yang lebih seru lagi. Saya membuat dengan kertas putih, disesuaikan dengan warna lampunya dan mengingat fungsinya untuk menemani tidur, saya tidak ingin warna yang mencolok dan justru merangsang indera. Tapi tentu batasannya hanya imajinasi tiap orang saja, berbagai kertas aneka pola dan kertas warna-warni tentu lebih bagus lagi. 


3. Bubuhkan lem dan tempelkan paper snowflake secara perlahan pada permukaan botol (pada bagian depan yang akan menjadi 'muka' dari si night light).



3. Setelah menempel dan lem kering, masukkan lampu kelap-kelip ke dalam botol melalui lubanng yang sudah dibuat. Susun agar letak lampu merata dan tidak berkumpul di satu bagian botol saja. saya memilih botol yang kaya akan tekstur karena membantu si lampu 'nyangkut' tapi kalau ingin lebih rapi dan merata, kita selalu bisa memakai selotip transparan untuk menempelkan kabel di dinding bagian dalam botol.

4. Selesai. Super sederhana dan mudah! tapi saya dan anak-anak sangat menyukai lampu tidur baru kami. Komentar Arvin: "Keren ya ma lampunya. Kakak suka liatnya." Neo pun selalu meminta saya menyalakan lampu ini meski belum waktunya tidur, "Mama, nyala. lampu." perintahnya sambil menunjuk si lampu yang bertengger anggun di atas lemari belajar kakak. Malam-malam kami lebih manis ditemani bayang-bayang cahaya lampu yang menari-nari di kelopak mata.

Selamat tidur!
Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...