Tuesday, September 27, 2011

Reusing Idea: Diorama-inspired Dinosaurus play scene dari kotak bekas

Diorama Dinosaurus untuk anak
Arvin dan Neo suka sekali dengan sereal sarapan. Jadi banyak sekali 'sampah' kotak kemasan sereal yang sudah pernah di beli dan tentunya di buang. Setelah cari-cari ide dan inspirasi tentang daur ulang kotak-kotak bekas, banyak sekali ide tentang diorama yang muncul. Saya tertarik sekali, karena selain kelihatannya bagus, diorama ini juga bisa jadi mainan gratis yang disukai anak. Jadilah kemarin saya membuat diorama dinosaurus pertama untuk dimainkan oleh Arvin dan Neo. bagian paling menyenangkan adalah kerajinan ini sama sekali gratis, karena hanya menggunakan bahan-bahan yang sudah ada di rumah. 
Kalau tema reusing idea saya selalu seputar dinosaurus, jangan heran karena Arvin memang maniak banget sama hewan-hewan keren yang sudah lama punah ini. Hasilnya Arvin super-excited pas ngeliat hasil diorama ini dan menghabiskan berjam-jam bermain dino berlatarkan si diorama daur ulang ini.

bahan-bahan gampang dan sudah tersedia di rumah
Bahan-bahan:
kotak sereal bekas
lem kertas
gunting 
cutter tajam
berbagai ukuran kertas warna
kertas HVS putih
krayon atau pensil warna
lem kertas
pohon dan tumbuhan mainan
mainan dinosaurus

Waktu yang dibutuhkan:
1-2jam

Cara membuat:
1. Potong sisi depan (atau belakang) kotak sereal dengan menggunakan gunting atau untuk hasil yang lebih rapi, cutter yang tajam. Bentuk hasil potongannya akan menyerupai laptop. 

2. Mulai menghias sisi dalam kotak, dengan menggambar sendiri di kertas HVS atau dengan menggunakan potongan kertas warna. Di sinilah bagian terlama dan paling membutuhkan kreativitas kita. Mengingat pada jaman dinosaurus suhu udara hangat-panas, maka menambahkan gambar volcano adalah sentuhan yang logis. Untuk tanahnya, saya menambahkan air danau sebagai tempat si dino minum. Sedikit jejak kaki dinosaurus juga ditambahkan supaya area tanah nggak terlalu kosong.
Ingat untuk menggambar/menempel dulu gambar latar sebelum dimasukkan di dalam kotak, supaya nggak ribet. ukur yang tepat panjang dan lebar kotak, sehingga saat memasukkan gambar latar yang sudah dibuat, tidak perlu banyak penyesuaian lagi.
Saya kombinasikan latar antara gambaran tangan dan kertas warna
3. Jadi deh! pengerjaannya cukup mudah dan bisa dilakukan bersama anak 5 tahun ke atas. 
Selamat bermain!
Saat tidak sedang dimainkan, boks bisa dijadikan tempat penyimpanan
Sumber inspirasi:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...