Wednesday, May 18, 2011

Saat Si Kecil Sakit


Akhir pekan lalu ditunggu-tunggu banyak orang karena 'berkat' keputusan pemerintah untuk libur bersama di hari Senin dan perayaan Waisak di hari Selasa, membentuk akhir pekan yang panjang. Semua orang berencana dan tak sabar menunggu hari libur untuk jalan-jalan atau sekedar santai di rumah, tapi saya tidak.

Papa dari anak-anak berangkat (pindah kerja) di hari Jumat, jadilah kami bertiga di rumah. Mulai Sabtu pagi, Neo agak terasa anget/panas di kening, tapi karena tidak ada perubahan perilaku yang berarti, alias tetap sibuk dan ceria, jadi saya abaikan gejala itu.
Di Minggu malam sampai subuh, drama dimulai. Neo mulai panas dan rewel. Dia tidak bisa tidur, banyak menangis dan tidak mau ditidurkan di kasur seperti biasanya, melainkan digendong seperti bayi kecil. Mulailah malam tanpa tidur sambil menggendong si anak 1 tahun di malam buta (sampai pagi). Begitu pun seharian Neo nggak mau jalan, muntah 2 kali, malas makan, rewel dan tidak tidur siang. Mama pun terus menggendong dibantu carrier butut yang setia. Semua ini berlangsung kurang lebih 3 hari penuh, non-stop.



Yang saya petik dari kejadian ini:
- saat anak sakit, mama (mau nggak mau) harus menjadi lebih kuat, berani dan sabar lebih lagi dari yang biasanya
- seiring dengan emosi negatif yang meningkat karena lelah dan kurang tidur, tetap utamakan kenyamanan anak
- anak yang sakit deman memang seringkali tidak nafsu makan, jangan stres dan lantas memaksanya makan, berikan tender-loving-care yang jauh lebih ia butuhkan, hanya pastikan dia tidak kekurangan cairan
- bantuan dari orang lain sangat berguna, jangan gengsi menolak bantuan sekecil apapun. Selama Neo sakit, saya sangat-sangat sulit mencari waktu untuk menemani si kakak mengerjakan PR.
- saat ke dokter, siapkan cerita yang singkat dan kronologis tentang penyakit anak, gejala, keluhan atau apapun yang sudah anda lakukan atau berikan terhadap anak
- meski penuh perjuangan, pastikan obat yang diberikan dokter diberikan sesuai dosis & anjuran
- kadang mama susah untuk bisa makan/mandi dan berbagai keperluan lainnya, selalu pegang snack dan berbagai bentuk makanan (dan minuman) yang portabel untuk selalu dibawa meski sambil menggendong/mengeloni anak, stamina mama perlu untuk mengurus anak
- berpikir positif dan sugestikan pada anak dan diri sendiri bahwa ia akan segera sehat dan baik-baik saja (dan yang terpenting berdoa)

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...